<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rumah Sakit Mata AINI</title>
	<atom:link href="http://rsmataaini.co.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rsmataaini.co.id</link>
	<description>Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 May 2012 16:43:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>AINI meluncurkan Kartu Pasien Multi fungsi</title>
		<link>http://rsmataaini.co.id/aini-meluncurkan-kartu-pasien-multi-fungsi-aini-card.html</link>
		<comments>http://rsmataaini.co.id/aini-meluncurkan-kartu-pasien-multi-fungsi-aini-card.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 08:01:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin AINI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[News Ticker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rsmataaini.co.id/?p=574</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Kamis 10 Mei 2012. Rumah Sakit Mata AINI (RSMA) memperingati hari jadinya ke 32 tahun. Pada kesempatan yang sama ditengah acara peringatan HUT Yayasan &#38; Rumah Sakit Mata AINI,RSMA meluncurkan kartu pasien baru “AINI Card” yang merupakan kartu pasien AINI multi fungsi. Kartu pasien RSMA  AINI Card merupakan card connection kerjasama RSMA dengan PT<a class="moretag" href="http://rsmataaini.co.id/aini-meluncurkan-kartu-pasien-multi-fungsi-aini-card.html"> Read the full article...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/05/cci.jpg"><img class="alignleft  wp-image-575" title="HUT" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/05/cci.jpg" alt="" width="176" height="117" /></a>Jakarta, Kamis 10 Mei 2012. Rumah Sakit Mata AINI (RSMA) memperingati hari jadinya ke 32 tahun. Pada kesempatan yang sama ditengah acara peringatan HUT Yayasan &amp; Rumah Sakit Mata AINI,RSMA meluncurkan kartu pasien baru “AINI Card” yang merupakan kartu pasien AINI multi fungsi. Kartu pasien RSMA  AINI Card merupakan <em>card connection</em> kerjasama RSMA dengan PT Ovis Indonesia CCI networking yang telah memiliki networking luas di seluruh Indonesia.</p>
<p>CARD CONNECTION Adalah penyedia fasilitas-fasilitas menarik seperti diskon-diskon di jaringan merchant CARD CONNECTION dan OVIS dining club seperti restoran, café, tempat rekreasi, salon, bengkel,lembaga pendidikan dan masih banyak lainnya serta suatu nilai tambah bagi suatu perusahaan, yaitu berupa fasilitas istimewa yang disebut kartu Promosi &amp; Diskon yang terbesar.</p>
<p>Beberapa fungsi dari kartu pasien (AINI Card ) antara lain : mendapatkan diskon khusus pada event-event yang diselenggarakan RSMA, pembentukan komunitas penyakit dan seminar-seminar dengan dokter-dokter RSMA. Selain itu keuntungan lainnya nonton graris di blitzmegaplex Grand Indonesia dan Mal of Indonesia setiap hari Senin di minggu pertama setiap bulannya, makan gratis, special rate untuk harga kamar di lebih 500 hotel di Indonesia, Diskon merchants hingga 70 % di Kota-kota di Indonesia, Spesial gift di bulan Ulang Tahun dan lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rsmataaini.co.id/aini-meluncurkan-kartu-pasien-multi-fungsi-aini-card.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peringatan HUT Rumah Sakit Mata AINI ke 32 Empat Windu Peduli dan Melayani dengan Sepenuh Hati.</title>
		<link>http://rsmataaini.co.id/peringatan-hut-rumah-sakit-mata-aini-ke-32-empat-windu-peduli-dan-melayani-dengan-sepenuh-hati.html</link>
		<comments>http://rsmataaini.co.id/peringatan-hut-rumah-sakit-mata-aini-ke-32-empat-windu-peduli-dan-melayani-dengan-sepenuh-hati.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 07:56:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin AINI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[News & Events]]></category>
		<category><![CDATA[News Ticker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rsmataaini.co.id/?p=564</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Kamis 10 Mei 2012 Rumah Sakit Mata AINI  (RSMA) merayakan hari jadinya ke 32, sebagai rumah sakit mata tertua di Jakarta, yang  sudah 32 tahun atau empat windu peduli dan melayani dengan sepenuh hati RSMA terus meningkatkan profesionalisme dan pelayanannya. Dalam laporannya Bapak Abdul Choliq Amin, SE, MM. Direktur Adminstrasi dan Keuangan selaku Ketua<a class="moretag" href="http://rsmataaini.co.id/peringatan-hut-rumah-sakit-mata-aini-ke-32-empat-windu-peduli-dan-melayani-dengan-sepenuh-hati.html"> Read the full article...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Kamis 10 Mei 2012 Rumah Sakit Mata AINI  (RSMA) merayakan hari jadinya ke 32, sebagai rumah sakit mata tertua di Jakarta, yang  sudah 32 tahun atau empat windu peduli dan melayani dengan sepenuh hati RSMA terus meningkatkan profesionalisme dan pelayanannya. Dalam laporannya Bapak Abdul Choliq Amin, SE, MM. Direktur Adminstrasi dan Keuangan selaku Ketua Panitia HUT RSMA, rangkaian kegiatan peringatan HUT Yayasan &amp; RSM AINI sudah dilakukan sebelumnya, diantaranya adalah seminar glaukoma, pameran edukasi tentang mata, bazar dan lomba antar  karyawan.</p>
<p>RSMA berdiri sejak tahun 1980 oleh sekelompok tokoh yang sangat ingin mengembangkan dan menyediakan pelayanan kesehatan mata bagi masyarakat di Jakarta. Diprakasai oleh Ibu Drg. Nani Sadikin yang didukung bapak Ali Sadikin dan ditunjang secara profesional oleh Profesor Isak salim seorang Guru Besar Departemen Mata Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan mendapat bantuan lokasi dari Pak Jan Darmadi serta kerjasama dengan para spesialis mata FKUI menjadikan RSMA dapat berperan sebagai rumah sakit mata rujukan dengan kualitas pelayanan yang cukup membanggakan hingga saat ini. Banyak dari tokoh tersebut yang kini telah tiada, rasa syukur dan terima kasih kepada para tokoh pendiri terus mengalir pada beliau. Hal ini diutarakan Prof.DR.Dr. Farida Sirlan, SpM Direktur Utama RSMA dalam sambutannya pada acara peringatan HUT RSMA di ruang auditorium lt.5 RSMA.</p>
<p>Prof Farida menambahkan, RSMA sampai saat ini telah berkembang dengan menyediakan 10 pelayanan subspesialis yang dikelola oleh pakar di bidangnya dan mengemukakan pelayanan unggulan untuk Katarak dan Bedah Refraktif, Oftamologi Pediatrik dan Vitreo Retina disamping menyelenggarakan kegiatan komunitas untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mata. Harapannya mudah-mudahan RSMA kedepan akan lebih besar membantu Pemerintah dan masyarakat mengatasi masalah kesehatan mata.</p>
<p>Terima kasih disampaikan Prof farida kepada Pengurus, Pembina Yayasan AINI dan pada Dewan Komisaris yang telah mendukung dan mengarahkan RSMA menjadi lebih baik lagi. Acara peringatan HUT RSMA dilanjutkan dengan Launching AINI Card, potong tumpeng dan pembagian hadiah lomba karyawan. Usai acara peringatan HUT RSMA jajaran direksi dan dokter RSMA mengunjungi pasien rawat inap RSMA untuk berbagi kebahagian dengan membagikan kue ulang tahun dan bingkisan cinderamata.</p>

<a href='http://rsmataaini.co.id/peringatan-hut-rumah-sakit-mata-aini-ke-32-empat-windu-peduli-dan-melayani-dengan-sepenuh-hati.html/hut-6' title='HUT'><img width="150" height="150" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/05/bagi-kue-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="HUT" title="HUT" /></a>
<a href='http://rsmataaini.co.id/peringatan-hut-rumah-sakit-mata-aini-ke-32-empat-windu-peduli-dan-melayani-dengan-sepenuh-hati.html/hut-5' title='HUT'><img width="150" height="150" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/05/hadiah-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="HUT" title="HUT" /></a>
<a href='http://rsmataaini.co.id/peringatan-hut-rumah-sakit-mata-aini-ke-32-empat-windu-peduli-dan-melayani-dengan-sepenuh-hati.html/hut-4' title='HUT'><img width="150" height="150" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/05/foto-bareng-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="HUT" title="HUT" /></a>
<a href='http://rsmataaini.co.id/peringatan-hut-rumah-sakit-mata-aini-ke-32-empat-windu-peduli-dan-melayani-dengan-sepenuh-hati.html/hut-3' title='HUT'><img width="150" height="150" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/05/tumpeng-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="HUT" title="HUT" /></a>
<a href='http://rsmataaini.co.id/peringatan-hut-rumah-sakit-mata-aini-ke-32-empat-windu-peduli-dan-melayani-dengan-sepenuh-hati.html/hut-2' title='HUT'><img width="150" height="150" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/05/prof-farida-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="HUT" title="HUT" /></a>
<a href='http://rsmataaini.co.id/peringatan-hut-rumah-sakit-mata-aini-ke-32-empat-windu-peduli-dan-melayani-dengan-sepenuh-hati.html/hut' title='HUT'><img width="150" height="150" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/05/choliq-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="HUT" title="HUT" /></a>

<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rsmataaini.co.id/peringatan-hut-rumah-sakit-mata-aini-ke-32-empat-windu-peduli-dan-melayani-dengan-sepenuh-hati.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dirgahayu Yayasan &amp; RS Mata AINI ke 32 &#8211; Terima Kasih Atas Kepercayaan yang Anda berikan. 32 Tahun Peduli &amp; Melayani Sepenuh Hati.</title>
		<link>http://rsmataaini.co.id/dirgahayu-yayasan-rs-mata-aini-ke-32-terima-kasih-atas-kepercayaam-yang-anda-berikan-32-tahun-peduli-melayani-dengan-sepenuh-hati.html</link>
		<comments>http://rsmataaini.co.id/dirgahayu-yayasan-rs-mata-aini-ke-32-terima-kasih-atas-kepercayaam-yang-anda-berikan-32-tahun-peduli-melayani-dengan-sepenuh-hati.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 04:16:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin AINI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[News Ticker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rsmataaini.co.id/?p=550</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/05/32-th-green.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-551" title="32 th green" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/05/32-th-green.jpg" alt="" width="500" height="500" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rsmataaini.co.id/dirgahayu-yayasan-rs-mata-aini-ke-32-terima-kasih-atas-kepercayaam-yang-anda-berikan-32-tahun-peduli-melayani-dengan-sepenuh-hati.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Glaukoma Sedunia di RS Mata AINI</title>
		<link>http://rsmataaini.co.id/peringatan-hari-glaukoma-sedunia-di-rs-mata-aini.html</link>
		<comments>http://rsmataaini.co.id/peringatan-hari-glaukoma-sedunia-di-rs-mata-aini.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 May 2012 09:09:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin AINI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[News & Events]]></category>
		<category><![CDATA[News Ticker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rsmataaini.co.id/?p=523</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka peringatan hari glaukoma sedunia 2012, pada hari Sabtu 5 Mei 2012 Rumah Sakit Mata AINI (RSMA) mengadakan Seminar Glaukoma untuk awam dengan tema &#8220;Jangan Biarkan Hidupmu Gelap Oleh Glaukoma&#8221; bertempat di Aula RSMA. Kegiatan seminar glaukoma yang diadakan RSMA terbuka untuk masyarakat umum, bertujuan untuk meningkatkan peringatan dan pengetahuan kepada masyarakat umum terhadap penyakit glaukoma, yang<a class="moretag" href="http://rsmataaini.co.id/peringatan-hari-glaukoma-sedunia-di-rs-mata-aini.html"> Read the full article...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam rangka peringatan hari glaukoma sedunia<em> </em>2012, pada hari Sabtu 5 Mei 2012 Rumah Sakit Mata AINI (RSMA) mengadakan Seminar Glaukoma untuk awam dengan tema &#8220;Jangan Biarkan Hidupmu Gelap Oleh Glaukoma&#8221; bertempat di Aula RSMA.</p>
<p>Kegiatan seminar glaukoma yang diadakan RSMA terbuka untuk masyarakat umum, bertujuan untuk meningkatkan peringatan dan pengetahuan kepada masyarakat umum terhadap penyakit glaukoma, yang merupakan salah satu gangguan mata yang bisa menyebabkan kebutaan.</p>
<p>“Di Indonesia yang mengidap kebutaan ada 1,5 persen, penyebab paling banyak adalah katarak dan yang kedua glaukoma,” ujar Prof Dr dr Prof. Dr. dr. Farida Sirlan selaku Dirut RSMA pada saat membuka acara tersebut.</p>
<p>Prof Farida menuturkan jika kebutaan yang terjadi akibat katarak bisa diperbaiki dengan melakukan operasi dan penglihatan bisa kembali, tapi untuk glaukoma kebutaannya terjadi secara permanen dan tidak bisa diperbaiki.</p>
<p>Hal ini karena pada glaukoma terjadi kerusakan di saraf mata dan kerusakan ini tidak bisa diperbaiki, namun kebutaan pada glaukoma bisa dicegah jika ditemukan secara dini sehingga dilakukan pengobatan agar tidak banyak saraf yang rusak.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, apresiasi kepada RSMA diutarakan dr. Shahjahan selaku perwakilan WHO dalam sambutannya, mengingat tingginya faktor kebutaan di dunia akibat glaukoma, peringatan dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat pada umumnya.</p>
<p>Nara sumber pada seminar glaukoma antara lain; Dr. Amyta Miranty, SpM., Dr. Srinagar M Ardjo, SpM., Dr. Rudi Putranto, Sp.PD. Acara di pandu oleh Andrie Djarot presenter Trans 7  dan dimeriahkan oleh demo masak chef Arie Galih host Harmoni Alam Trans TV.</p>
<p>Selain seminar glaukoma, peringatan glaukoma sedunia juga diisi oleh pameran poster edukasi tentang kesehatan mata, pemeriksaan mata dan gula darah. Acara seminar glaukoma merupakan rangkaian kegiatan HUT Yayasan dan Rumah Sakit Mata AINI ke 32, yang jatuh pada tanggal 10 Mei 2012. Rencananya pada acara Hut RSMA juga akan diisi oleh launching AINI Card yang akan dilaksanakan di Rumah Sakit Mata AINI 10 Mei 2012 mendatang.</p>
<p><img class="alignnone" src="http://i1252.photobucket.com/albums/hh579/Ainieyehospital/DSC_2684resize-1.jpg" alt="" width="177" height="118" /><img class="alignnone" src="http://i1252.photobucket.com/albums/hh579/Ainieyehospital/DSC_2616resize.jpg" alt="" width="177" height="118" /><img class="alignnone" src="http://i1252.photobucket.com/albums/hh579/Ainieyehospital/DSC_2684resize.jpg" alt="" width="177" height="118" /><img class="alignnone" src="http://i1252.photobucket.com/albums/hh579/Ainieyehospital/DSC_2827resize.jpg" alt="" width="177" height="118" /><img class="alignnone" src="http://i1252.photobucket.com/albums/hh579/Ainieyehospital/DSC_2883resize.jpg" alt="" width="177" height="118" /><img class="alignnone" src="http://i1252.photobucket.com/albums/hh579/Ainieyehospital/IMG_0061resize.jpg" alt="" width="177" height="118" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rsmataaini.co.id/peringatan-hari-glaukoma-sedunia-di-rs-mata-aini.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Glaukoma Penyebab Kebutaan Kedua di Indonesia</title>
		<link>http://rsmataaini.co.id/glaukoma-penyebab-kebutaan-kedua-di-indonesia.html</link>
		<comments>http://rsmataaini.co.id/glaukoma-penyebab-kebutaan-kedua-di-indonesia.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 May 2012 07:09:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin AINI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[News & Events]]></category>
		<category><![CDATA[News Ticker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rsmataaini.co.id/?p=521</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Ada berbagai penyakit yang bisa menyebabkan seseorang mengalami kebutaan. Tapi di Indonesia glaukoma menjadi penyebab kebutaan kedua terbesar setelah katarak. &#8220;Di Indonesia yang mengidap kebutaan ada 1,5 persen, penyebab paling banyak adalah katarak dan yang kedua glaukoma,&#8221; ujar Prof Dr dr Prof. Dr. dr. Farida Sirlan, SpM selaku Dirut RS Mata AINI, Jakarta, Sabtu (5/5/2012).<a class="moretag" href="http://rsmataaini.co.id/glaukoma-penyebab-kebutaan-kedua-di-indonesia.html"> Read the full article...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta,</strong> Ada berbagai penyakit yang bisa menyebabkan seseorang mengalami kebutaan. Tapi di Indonesia glaukoma menjadi penyebab kebutaan kedua terbesar setelah katarak.</p>
<p>&#8220;Di Indonesia yang mengidap kebutaan ada 1,5 persen, penyebab paling banyak adalah katarak dan yang kedua glaukoma,&#8221; ujar Prof Dr dr Prof. Dr. dr. Farida Sirlan, SpM selaku Dirut RS Mata AINI, Jakarta, Sabtu (5/5/2012).</p>
<p>Prof Farida menuturkan jika kebutaan yang terjadi akibat katarak bisa diperbaiki dengan melakukan operasi dan penglihatan bisa kembali, tapi untuk glaukoma kebutaannya terjadi secara permanen dan tidak bisa diperbaiki.</p>
<p>Hal ini karena pada glaukoma terjadi kerusakan di saraf mata dan kerusakan ini tidak bisa diperbaiki, namun kebutaan pada glaukoma bisa dicegah jika ditemukan secara dini sehingga dilakukan pengobatan agar tidak banyak saraf yang rusak.</p>
<p>&#8220;Dampak dari kebutaan tidak hanya pada penderita saja, tapi juga berdampak pada keluarga sekelilingnya dan sosioekonomi baik secara langsung maupun tidak langsung,&#8221; ujar Dr Amyta Miranty, SpM.</p>
<p>Dr Amyta mengungkapkan jika sudah ada glaukoma maka harus selalu dikontrol dan mengurangi faktor risikonya, jika akibat tekanan bola mata tinggi maka diturunkan, jika akibat penyakit vaskuler maka diobati.</p>
<p>Sedangkan pengobatan yang diberikan untuk glaukoma bisa berupa obat tetes mata, obat yang diminum oral seperti asetazolamid dan gliserin, operasi mata atau penggunaan laser.</p>
<p>&#8220;Obat glaukoma harus dipakai dengan benar sesuai petunjuk dokter, tidak mengalami kehabisan obat, digunakan dengan benar serta seluruh keluarga di rumah atau dikantor ikut memperhatikan jadwal pengobatan,&#8221; ujar Dr Srinagar M Ardjo, SpM.</p>
<p>Dr Srinagar menuturkan meski glaukoma bisa menyebabkan kebutaan, tapi kondisi ini sebenarnya bisa dicegah. Menemukan glaukoma pada stadium dini menjadi hal yang sangat penting.<br />
(<strong>ver/ir</strong>)</p>
<p>sumber :  <a href="http://health.detik.com/">http://health.detik.com</a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rsmataaini.co.id/glaukoma-penyebab-kebutaan-kedua-di-indonesia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Glaukoma Bisa Menurun dalam Keluarga</title>
		<link>http://rsmataaini.co.id/glaukoma-bisa-menurun-dalam-keluarga.html</link>
		<comments>http://rsmataaini.co.id/glaukoma-bisa-menurun-dalam-keluarga.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 May 2012 07:01:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin AINI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[News & Events]]></category>
		<category><![CDATA[News Ticker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rsmataaini.co.id/?p=518</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Salah satu gangguan mata yang bisa menyebabkan kebutaan adalah glaukoma. Ternyata gangguan ini bisa menurun di dalam keluarga sehingga meningkatkan risiko terkena glaukoma. &#8220;Faktor turunan ada, karena salah satu faktor risiko glaukoma adalah riwayat dalam keluarga,&#8221; ujar Dr Amyta Miranty, SpM dalam acara seminar &#8216;Jangan biarkan hidupmu gelap akibat glaukoma&#8217; di RS Mata AINI, Jakarta,<a class="moretag" href="http://rsmataaini.co.id/glaukoma-bisa-menurun-dalam-keluarga.html"> Read the full article...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta,</strong> Salah satu gangguan mata yang bisa menyebabkan kebutaan adalah glaukoma. Ternyata gangguan ini bisa menurun di dalam keluarga sehingga meningkatkan risiko terkena glaukoma.<br />
&#8220;Faktor turunan ada, karena salah satu faktor risiko glaukoma adalah riwayat dalam keluarga,&#8221; ujar Dr Amyta Miranty, SpM dalam acara seminar &#8216;Jangan biarkan hidupmu gelap akibat glaukoma&#8217; di RS Mata AINI, Jakarta, Sabtu (5/5/2012).</p>
<p>Dr Amyta menuturkan misalkan ada saudara kandung yang terkena glaukoma maka risikonya 9 kali lebih besar, tapi jika orangtua yang terkena glaukoma maka risikonya 5 kali lebih tinggi dibandingkan orang yang tidak punya riwayat dalam keluarga.</p>
<p>Selain faktor turunan diketahui ada beberapa hal lain yang menjadi faktor risiko terjadinya glaukoma yaitu:<br />
1. Tekanan mata tinggi, lebih dari 21 mmHg</p>
<p>2. Gangguan vaskuler (pembuluh darah) misalnya hipertensi, diabetes melitus, migrain, hiperlipidemia.</p>
<p>3. Miopi atau hipermetropi</p>
<p>4. Trauma</p>
<p>5. Gangguan pada mata seperti katarak atau masalah pada struktur mata</p>
<p>6. Usia lanjut terutama di atas 60 tahun.</p>
<p>Glaukoma telah lama dikenal bisa merusak saraf penglihatan secara permanen dengan mengakibatkan fungsi mata terganggu dan bisa menyebabkan kebutaan. Penyebab utamanya adalah tekanan mata yang terlalu tinggi.</p>
<p>&#8220;Glaukoma sudah ditemukan 500 tahun sebelum masehi. Jika tekanannya tinggi warna kornea akan kehijauan-hijauan,&#8221; ujar Dr Srinagar M Adrjo, SpM.</p>
<p>Dr Srinagar menuturkan ada beberapa jenis glaukoma yaitu:</p>
<p>1. Glaukoma primer yang merupakan bakat dan biasanya mengenai kedua mata sekaligus. Sebaiknya lakukan pemeriksaan pada keluarga dekat.</p>
<p>2. Glaukoma sekunder yang terjadi setelah ada sebab yang mendahului dan biasanya mengenai 1 mata.</p>
<p>3. Glaukoma kronik biasanya mata terlihat normal, jadi kadang tidak diketahui kalau tidak diperiksa.</p>
<p>4. Glaukoma akut yang ditandai dengan mata merah, kornea kelabu, pupil lebar, sakit kepala hebat, muntah-muntah.</p>
<p>5. Glaukoma kongenital yang ditandai bola mata besar dan kornea kelabu.</p>
<p>Sementara itu Dr Amyta menjelaskan untuk mendignosis glaukoma ini menggunakan pemeriksaan TOP (Tonometri, Oftalmoskop dan Perimetri). Tonometri untuk mengukur tekanan bola mata, oftalmoskop untuk melihat papil N II dan retina, sedangkan perimeter untuk mengetahui luas lapang pandang.</p>
<p>&#8220;Jika memiliki faktor risiko sebaiknya lakukan pemeriksaan, tapi kalau tidak ada glaukoma lakukan pemeriksaan 1-2 tahun sekali,&#8221; ujar Dr Amyta.</p>
<div> (<strong>ver/ir</strong>)</div>
<div>Sumber : <a href="http://health.detik.com/">http://health.detik.com</a></div>
<div><img class="alignnone" src="http://i1252.photobucket.com/albums/hh579/Ainieyehospital/DSC_2684resize.jpg" alt="" width="368" height="245" /></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rsmataaini.co.id/glaukoma-bisa-menurun-dalam-keluarga.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Glaukoma</title>
		<link>http://rsmataaini.co.id/glaukoma.html</link>
		<comments>http://rsmataaini.co.id/glaukoma.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2012 23:59:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin AINI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi Pasien]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rsmataaini.co.id/web/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Glaukoma merupakan kondisi dimana terjadi kerusakan saraf optik yang diikuti dengan gangguan pada lapangan pandang dan biasanya disebabkan karena tekanan bola mata yang meninggi. Selain itu penyakit  sistemik seperti hipertensi, diabetes mellitus juga merupakan faktor resiko terjadinya glaukoma selain orang-orang dengan kelainan kacamata dengan minus tinggi, plus tinggi, migren dan riwayat penyakit glaucoma dalam keluarga<a class="moretag" href="http://rsmataaini.co.id/glaukoma.html"> Read the full article...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Glaukoma merupakan kondisi dimana terjadi kerusakan saraf optik yang diikuti dengan gangguan pada lapangan pandang dan biasanya disebabkan karena tekanan bola mata yang meninggi. Selain itu penyakit  sistemik seperti hipertensi, diabetes mellitus juga merupakan faktor resiko terjadinya glaukoma selain orang-orang dengan kelainan kacamata dengan minus tinggi, plus tinggi, migren dan riwayat penyakit glaucoma dalam keluarga dll.</p>
<p><img class="wp-image-104 alignnone" title="glaukoma" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/04/glaukoma.jpg" alt="mata glaukoma" width="110" height="78" /></p>
<ul>
<li>APA ITU GLAUKOMA?<strong> </strong></li>
</ul>
<p>Glaukoma adalah penyakit pada syaraf penglihatan yang menyebabkan luas pandangan menyempit dan dapat berakhir dengan kebutaan.</p>
<p>Penyakit ini dapat mengenai satu atau dua mata dan dapat terjadi pada segala umur, baik laki-laki atau perempuan. Dibanyak Negara termasuk Indonesia, glaucoma merupakan penyebab kebutaan nomor dua setelah katarak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>BAGAIMANA MEKANISME TERJADINYA GLAUKOMA</li>
</ul>
<p>Penyebab penyakit ini multi factor. Tekanan bola mata yang meninggi merupakan factor utama. Tekanan bola mata yang meninggi ini, paling sering disebabkan oleh hambatan pengeluaran cairan bola mata (humour aquous).</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>FAKTOR-FAKTOR RESIKO LAIN TERJADINYA GLAUKOMA</li>
</ul>
<ol>
<li>Usia, meskipun setiap orang dapat menderita glaucoma, tapi lebih banyak pada usia diatas 40 tahun.</li>
<li>Keluarga dekat yang menderita glaucoma (orang tua, saudara kandung)</li>
<li>Penderita rabun jauh (myopia tinggi)</li>
<li>Diabetes mellitus (penyakit gula)</li>
<li>Pengobatan dengan steroid lama, misalnya pada penderita asma, rematik dll</li>
<li>Hipertensi</li>
<li>Pasien dengan riwayat migraine</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>KELUHAN-KELUHAN PENDERITA GLAUKOMA</li>
</ul>
<p>Ada beberapa jenis glaucoma, antara lain :</p>
<ol>
<li>Glaucoma kronis, nyaris tanpa keluhan. Bila mempunyai factor-faktor dan resiko seperti di atas, sebaiknya anda memeriksakan diri pada dokter mata.</li>
<li>Glaucoma Akut, tiba-tiba mata anda sakit, merah, melihat pelangi disekitar sumber cahay (lampu), dapat sakit kepala, mual sampai muntah. Bila hal ini terjadi, segeralah ke dokter mata.</li>
</ol>
<p>PETUNJUK BAGI PENDERITA GLAUKOMA</p>
<ol>
<li>Simpan dan pergunakan obat sesuai petunjuk dokter, jangan sampai kehabisan obat.</li>
<li>kontrol yang teratur untuk mengetahui kondisi mata anda kemungkinan adanya perubahan pengobatan</li>
<li>jangan minum berlebihan, sekali minum cukup segelas air. Bila anda suka minum kopi, batasilah hanya secangkir sehari.</li>
<li>Jangan merokok lebih dari lima batang sehari.</li>
<li>Hindari kerja fisik dan mental yang berlebihan.</li>
<li>Tidur dan istirahat yang cukup.</li>
<li>Ketakanlah dimanapun anda berobat bahwa anda penderita glaucoma.</li>
<li>Gunakanlah pola hidup sehat.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rsmataaini.co.id/glaukoma.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sunday Clinic</title>
		<link>http://rsmataaini.co.id/sunday-clinic.html</link>
		<comments>http://rsmataaini.co.id/sunday-clinic.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2012 05:24:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin AINI</dc:creator>
				<category><![CDATA[News & Events]]></category>
		<category><![CDATA[News Ticker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rsmataaini.co.id/web/?p=366</guid>
		<description><![CDATA[Rumah Sakit Mata AINI kini membuka pelayanan poli minggu atau Sunday Clinic. Mulai pukul 09.00 &#8211; 14.00 WIB Informasi hubungi call center kami  Tel. : 021-5256228, 5271675]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rumah Sakit Mata AINI kini membuka pelayanan poli minggu atau Sunday Clinic. Mulai pukul 09.00 &#8211; 14.00 WIB</p>
<p>Informasi hubungi call center kami  Tel. : 021-5256228, 5271675</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://i1252.photobucket.com/albums/hh579/Ainieyehospital/sundayclinic-1.jpg" alt="" width="311" height="440" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rsmataaini.co.id/sunday-clinic.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyuluhan &amp; pemeriksaan mata usia lanjut pensiunan Deptan RI</title>
		<link>http://rsmataaini.co.id/penyuluhan-pemeriksaan-mata-usia-lanjut-pensiunan-deptan-ri.html</link>
		<comments>http://rsmataaini.co.id/penyuluhan-pemeriksaan-mata-usia-lanjut-pensiunan-deptan-ri.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2012 04:56:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin AINI</dc:creator>
				<category><![CDATA[News & Events]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rsmataaini.co.id/web/?p=360</guid>
		<description><![CDATA[Kegiatan Seminar dan Pemeriksaan Mata “Kesehatan Pada Masa Lanjut Usia”, diikuti oleh Pensiunan Departemen Pertanian pada tanggal 21 Februari 2012 di Rumah Sakit Mata AINI &#160;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kegiatan Seminar dan Pemeriksaan Mata “Kesehatan Pada Masa Lanjut Usia”, diikuti oleh Pensiunan Departemen Pertanian pada tanggal 21 Februari 2012 di Rumah Sakit Mata AINI</p>
<p><a href="http://rsmataaini.co.id/web/wp-content/uploads/2012/04/deptan.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-361" title="penyuluhan" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/04/deptan.jpg" alt="" width="450" height="137" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rsmataaini.co.id/penyuluhan-pemeriksaan-mata-usia-lanjut-pensiunan-deptan-ri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Deteksi Dini Gangguan Penglihatan Mata Anak</title>
		<link>http://rsmataaini.co.id/pelatihan-deteksi-dini-gangguan-penglihatan-mata-anak.html</link>
		<comments>http://rsmataaini.co.id/pelatihan-deteksi-dini-gangguan-penglihatan-mata-anak.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2012 04:33:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin AINI</dc:creator>
				<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[News & Events]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rsmataaini.co.id/web/?p=341</guid>
		<description><![CDATA[Kegiatan Pelatihan Deteksi Dini Gangguan Penglihatan Mata Anak dengan tema “Menurunkan Angka Kebutaan Melalui Deteksi Dini Kelainan Mata Anak Sekolah Dasar”. Pada hari Selasa, 14 Februari 2012 bertempat di Aula Rumah Sakit Mata AINI Prof. Dr. Isak Salim. Diikuti oleh 50 orang peserta yang terdiri dari Guru Sekolah Dasar, Petugas Unit Kesehatan Sekolah dan PUSKESMAS<a class="moretag" href="http://rsmataaini.co.id/pelatihan-deteksi-dini-gangguan-penglihatan-mata-anak.html"> Read the full article...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kegiatan Pelatihan Deteksi Dini Gangguan Penglihatan Mata Anak dengan tema “Menurunkan Angka Kebutaan Melalui Deteksi Dini Kelainan Mata Anak Sekolah Dasar”. Pada hari Selasa, 14 Februari 2012 bertempat di Aula Rumah Sakit Mata AINI Prof. Dr. Isak Salim.<br />
Diikuti oleh 50 orang peserta yang terdiri dari Guru Sekolah Dasar, Petugas Unit Kesehatan Sekolah dan PUSKESMAS Kecamatan Setiabudi dan Tebet Jakarta Selatan.</p>

<a href='http://rsmataaini.co.id/pelatihan-deteksi-dini-gangguan-penglihatan-mata-anak.html/dirut-medik' title='DIRUT MEDIK'><img width="150" height="150" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/04/dr-zainal-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="dr zainal" title="DIRUT MEDIK" /></a>
<a href='http://rsmataaini.co.id/pelatihan-deteksi-dini-gangguan-penglihatan-mata-anak.html/dirut-medik-2' title='pelatihan guru'><img width="150" height="150" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/04/h-hakim-siregar-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="pelatihan guru" title="pelatihan guru" /></a>
<a href='http://rsmataaini.co.id/pelatihan-deteksi-dini-gangguan-penglihatan-mata-anak.html/dirut-medik-3' title='pelatihan guru'><img width="150" height="150" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/04/momon-sulaeman-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="pelatihan guru" title="pelatihan guru" /></a>
<a href='http://rsmataaini.co.id/pelatihan-deteksi-dini-gangguan-penglihatan-mata-anak.html/dirut-medik-4' title='pelatihan guru'><img width="150" height="150" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/04/peserta-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="pelatihan guru" title="pelatihan guru" /></a>
<a href='http://rsmataaini.co.id/pelatihan-deteksi-dini-gangguan-penglihatan-mata-anak.html/dirut-medik-5' title='pelatihan guru'><img width="150" height="150" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/04/dr-fatiah-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="dr fatiah" title="pelatihan guru" /></a>
<a href='http://rsmataaini.co.id/pelatihan-deteksi-dini-gangguan-penglihatan-mata-anak.html/dirut-medik-6' title='pelatihan guru'><img width="150" height="150" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/04/dr-setiowati-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="dr setiowati" title="pelatihan guru" /></a>
<a href='http://rsmataaini.co.id/pelatihan-deteksi-dini-gangguan-penglihatan-mata-anak.html/pelatihan-guru' title='Pelatihan Guru'><img width="150" height="150" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/04/skrining-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Pelatihan Guru" title="Pelatihan Guru" /></a>
<a href='http://rsmataaini.co.id/pelatihan-deteksi-dini-gangguan-penglihatan-mata-anak.html/pelatihan-guru-2' title='pelatihan guru'><img width="150" height="150" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/04/peserta-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="pelatihan guru" title="pelatihan guru" /></a>
<a href='http://rsmataaini.co.id/pelatihan-deteksi-dini-gangguan-penglihatan-mata-anak.html/pelatihan-guru-3' title='Pelatihan Guru'><img width="150" height="150" src="http://rsmataaini.co.id/wp-content/uploads/2012/04/peserta-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Pelatihan Guru" title="Pelatihan Guru" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rsmataaini.co.id/pelatihan-deteksi-dini-gangguan-penglihatan-mata-anak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

