• KILASAN
Berawal dari sebuah tempat pelayanan kesehatan mata yang bernama “Klinik Mata Setiabudi”, didirikanlah Rumah Sakit Mata AINI dan untuk peletakan batu pertama dilaksanakan pada tanggal 15 November 1977. Dengan tujuan memenuhi kebutuhan masyarakat untuk pelayanan kesehatan mata yang baik dengan fasilitas yang lengkap dan modern dengan biaya terjangkau. Rumah Sakit Mata AINI secara resmi berdiri dan beroperasi sejak 10 Mei 1980.
Rumah Sakit Mata AINI adalah salah satu Rumah Sakit Subspesialis Mata modern di Indonesia yang dilengkapi dengan peralatan medis yang lengkap dan mutakhir dengan tenaga dokter spesialis/subspesialis mata terkemuka di negeri ini. Rumah Sakit Mata AINI juga melakukan operasi pencangkokan kornea mata bekerja sama dengan Bank Mata DKI Jakarta sebagai penyedia donor kornea mata.
Dengan pengalaman selama 30 tahun, Rumah Sakit AINI maju dan berkembang untuk semakin memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dengan mengikuti standar dan teknologi internasional.
Langkah demi langkah telah ditempuh, demi memberikan layanan kesehatan yang terbaik. Waktu jualah yang telah mencatat dan menjadi saksi abadi, bahwa dalam perjalanan kami selama 30 tahun, ada beragam hal dan peristiwa penting yang sangat dalam maknanya bagi kami.
Rumah Sakit Mata AINI secara resmi mulai berdiri pada tanggal 1 Agustus 1979, yang disebut sebagai “pre-operating period”. Secara resmi Rumah Sakit Mata AINI mulai beroperasi pada tanggal 10 Mei 1980, yang ditandai dengan upacara peresmian oleh Ibu Nelly Adam Malik mewakili Bapak Wakil Presiden Adam Malik yang saat itu tidak dapat hadir. Upacara peresmian ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat, dan para penyumbang, para pejabat Pemerintah Pusat dan Daerah, Kepala-kepala rumah sakit di Jakarta, para dokter spesialisas Mata di Indonesia.
Dalam pelaksanaan pengurusan dan pengelolaan rumah sakit, disadari perlunya pembentukan Dewan Pamong yang bertindak mewakili Yayasan dalam pengurusan Rumah Sakit. Dewan Pamong mempunyai wewenang untuk menentukan kebijaksanaan pengelolaan rumah sakit serta berwenang untuk mengadakan pengawasan atas pelaksanaannya dengan susunan sebagai berikut:
a. Ketua : H. Ali Sadikin
b. Wakil Ketua : Prof. Dr. Isak Salim
c. Sekretaris : Drs. Abdillah Toha
d. Anggota :
- Drg. H. Nani Ali Sadikin
- Prof. D.M. Akmam
- Nani Yamin
- Drs. Chris Hutapea
- Yan Darmadi, M.Sc
- dr. A. Shahab
- Ny. Ies Soewondo
- dr. Sidarta Ilyas
- dr. Mardiono Marsetio
Dalam penyelenggaraannya Rumah Sakit Mata AINI ditekankan pada tujuan dan tugas pokok antara lain:
• FILOSOFI
Dalam setiap langkah yang kami ambil hanya ada satu nilai filosofi yang terikrarkan :
“Kami berkomitmen memperlakukan setiap pasien dengan penuh perhatian dan kelembutan, serta menjunjung tinggi keselamatan tanpa membedakan golongan, agama, ras dan status sosial”.
• VISI
Menjadi rumah sakit mata unggulan bertaraf internasional.
• MISI
1. Memberikan pelayanan prima di bidang kesehatan mata tersier secara professional sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran.
2. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang kompeten dan ber-etika.
3. Membangun budaya kerja yang kompetitif.
4. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan mata untuk kualitas hidup.
• MOTTO
Peduli dan melayani sepenuh hati.
• ORGANISASI
Tanpa dukungan dan arahan yang berkesinambungan dari dewan direksi yang berpengalaman, berkomitmen dan berkualitas dalam mengembangkan layanan kesehatan mata bagi masyarakat, tak akan tercipta harmoni dan keberhasilan.
| Susunan Dewan Komisaris | |
| Komisaris Utama | : Drs. Paul Capelle |
| Komisaris | : Titi Indrasari, SH |
| Komisaris | : Taufik Bahaudin, SE |
| Susunan Direksi | |
| Direktur Utama | : Dr. Muzakir Tanzil, SpM |
| Direktur Medik & Keperawatan | : Dr. Amyta Miranty, SpM, MPH |
| Direktur Administrasi & Keuangan | : Drs. P. Mamontang Simatupang, MSM, CMA |